TEMPLATE ERROR: No dictionary named: '' in: ['blog', 'skin', 'view']

Dunia Kebun

Pengajiran Tanaman Karet

Pada dasarnya pemancangan air adalah untuk menerai tempat lubang tanaman dengan ketentuan jarak tanaman sebagai berikut :
a) Pada areal lahan yang relatif datar / landai (kemiringan antara 00 - 80) jarak tanam adalah 7 m x 3 m (= 476 lubang/hektar) berbentuk barisan lurus mengikuti arah Timur - Barat berjarak 7 m dan arah Utara - Selatan berjarak 3 m (lihat Gambar).



Gambar. Cara Pengajiran pada Lahan Datar



b) Pada areal lahan bergelombang atau berbukit (kemiringan 8% - 15%) jarak

tanam 8 m x 2, 5 m (=500 lubang/ha) pada teras-teras yang diatur bersambung setiap 1,25 m (penanaman secara kontur), lihat Gambar .
Bahan ajir dapat menggunakan potongan bambu tipis dengan ukuran 20 cm - 30 cm. Pada setiap titik pemancangan ajir tersebut merupakan tempat penggalian lubang untuk tanaman.



Gambar . Cara Pengajiran Menurut Kontur.

Pembuatan Lubang Tanam
Ukuran lubang untuk tanaman dibuat 60 cm x 60 cm bagian atas , dan 40 cm x
40 cm bagian dasar dengan kedalaman 60 cm. Pada waktu melubang, tanah bagian atas (top soil) diletakkan di sebelah kiri dan tanah bagian bawah (sub soil) diletakkan di sebelah kanan (Gambar ).

Lubang tanaman dibiarkan selama 1 bulan sebelum bibit karet ditanam.
Penanaman Kacangan Penutup Tanah (Legume cover crops = LCC)
Penanaman kacangan penutup tanah ini dilakukan sebelum bibit karet mulai ditanam dengan tujuan untuk menghindari kemungkinan erosi, memperbaiki struktur fisik dan kimia tanah, mengurangi pengupan air, serta untuk membatasi pertumbuhan gulma.

Gambar . Pembuatan Lubang Tanam.

Komposisi LCC untuk setiap hektar lahan adalah 4 kg. Pueraria javanica, 6 kg Colopogonium mucunoides, dan 4 kg Centrosema pubescens, yang dicampur ke dalam 5 kg Rock Phosphate (RP) sebagai media. Selain itu juga dianjurkan untuk menyisipkan Colopogonium caerulem yang tahan naungan (shade resistence) ex biji atau ex steck dalam polibag kecil sebanyak 1.000 bibit/ha.
Tanaman kacangan dipelihara dengan melakukan penyiangan, dan pemupukan dengan 200 kg RP per hektar, dengan cara menyebar rata di atas tanaman kacangan

Program Pemupukan Tanaman Karet

Selain pupuk dasar yang telah diberikan pada saat penanaman, program pemupukan secara berkelanjutan pada tanaman karet harus dilakukan dengan dosis yang seimbang dua kali pemberian dalam setahun. Jadwal pemupukan pada semester I yakni pada Januari/Februari dan pada semester II yaitu Juli/Agustus. Seminggu sebelum pemupukan, gawangan lebih dahulu digaru dan piringan tanaman dibersihkan. pemberian SP-36 biasanya dilakukan dua Minggu lebih dahulu dari Urea dan KCL. Program dan dosis pemupukan tanaman karet secara umum dapat dilihat pada Tabel berikut.

Rekomendasi Umum Pemupukan Tanaman Belum Menghasilkan


Umur
Tanaman
Urea
(g/ph/th)
SP 36 (g/ph/th)
KCl
(g/ph/th)
Frekuensi pemupukan
Pupuk dasar
-
125
-
-
1
2
3
4
5
250
250
250
300
300
150
250
250
250
250
100
200
200
250
250
2 kali/th
2 kali/th
2 kali/th
2 kali/th
2 kali/th


Rekomendasi Umum Pemupukan Tanaman Menghasilkan



Umur
Tanaman
Urea
(g/ph/th)
SP 36 (g/ph/th)
KCl
(g/ph/th)
Frekuensi pemupukan
6 15
16 25
> 25 sampai
2 tahun sebelum peremajaan
350
300
200
260
190
-
300
250
150
2 kali/th
2 kali/th
2 kali/th



Sementara itu untuk tanaman kacangan penutup tanah, diberikan pupuk RP sebanyak 200 kg/ha, yang pemberiannya dapat dilanjutkan sampai dengan tahun ke 2 (TBM-2) apabila pertumbuhannya kurang baik.





















Advertise with Anonymous Ads

POSTING YANG SERING DIBACA